Silat
Silat is an umbrella term used to describe the martial art forms practiced throughout the Malay Archipelago. Internationally it is now called Pencak Silat. Silat is a combative art of fighting and survival and it has been evolved in Indonesia, Malaysia and Brunei Darussalam civilizations for centuries into social culture and tradition. During the colonization era, both in Malaysia and Singapore as British Colonies and in Indonesia as Dutch colonies, practitioners (locally known as pesilat) used the martial art as a form to liberate from foreign authorities.
The distinctive forms of silat with other Asian martial arts, such as kung fu, tae kwon do or karate, lie on the cultural aspect. Silat is not only for combative purposes. When accompanied with traditional instruments, such as kendang, silat transforms into a folk dance. In Minangkabau area (the West Sumatra province of Indonesia), silat was the oldest men’s tradition known as silek and it is one of the components to perform the Minangkabau folk dance of randai. In Malaysia, one form of silat known of silat pulut also shows the harmonic silat styles as a dance accompanied by traditional instruments, and so in Brunei Darussalam “silat cakak” also performed with the presence of “gulintangan”. A silat form in West Java province of Indonesia, known as pencak, is usually accompanied with music, notably by the traditional Sundanese suling instrument.
Etymology
A theory states that silat word itself comes from silek from Minangkabau language. Silek was one of the of components to perform the Minangkabau’s randai folk dance components besides bakaba (storytelling) and saluang jo dendang (song-and-flute).
The noun silat has a formidable arsenal of terms used to refer to martial arts in Southeast Asia. It can be said in Malaysia as seni silat, seni bela-diri and sometimes ilmu silat. In Sumatra, silat is known as silek and in Java and Indonesia as Pencak Silat. The Chinese fusion of silat is known as kuntao.
History
Silat began spreading throughout the Malay Archipelago in the seventh century AD, but its origin is still uncertain. Silat has been acknowledged as a genuine Malay art. Malay people that have inhabited coastal cities of Sumatra island and Malay peninsula, from Aceh in the north to Kelantan, Kedah and Riau archipelago in the south, practiced silat. Contacts with other ethnic groups in the coastal cities had also influenced silat. There is evidence that Chinese and Indian culture influenced the martial art forms. When Islam spread throughout the archipelago in the fourteenth century, it was taught alongside silat. Silat became a spiritual training as well as being a combat art and folk dance.
Silat was refined into the specialized property of sultans, panglima (general) and pendekar (warriors) during the Malacca Sultanate, Majapahit and Srivijaya empires. It was the time when silat spread through Malay peninsula, Java, Bali, Sulawesi and Borneo. Malays, in particular in Malay peninsula, consider Hang Tuah as the father of silat.
Silat shares the same history in Malaysia (incl. Singapore and Brunei) and Indonesia during the colonial era as a form to liberate from foreign authorities. During post colonization era, silat evolved into formal martial arts. National organizations were formed, such as in Malaysia: Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia (PESAKA), in Indonesia: Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), in Singapore: Persekutuan Silat Singapura (PERSIS), in Brunei Darussalam: Persekutuan Silat Brunei Darussalam (PERSIB), as well as in US and Europe. Silat is now included in competitions, particularly during the Southeast Asian Games.
Regional usages
In Indonesia, pencak silat was chosen in 1948 as a unifying term for their martial arts. It was a compound of the two most commonly used terms for martial arts in Indonesia. Pencak was the term used in central and east Java, while silat was used in Sumatra. In modern usage, pencak and silat are seen as being two aspects of the same practice. Pencak is the performance aspects of the martial art, while silat is the essence of the fighting and self-defense.
In Bali, with a predominantly (94%) Hindu population, silat is a unifying force in each district and almost every village. Formal instruction takes place every morning and evening by one of two organizations: Bakti Negara and Kertha Wisesa.
In Malaysia, silat is a term which is sometimes used as an umbrella term for all Malay martial arts. Examples of the forms of silat in Malaysia are the:
- Gayong Singa Berantai
- Abjad
- Al-Haq
- Alam Cahaya
- Alang Samudera
- Awang Sulong Merah Muda
- Bakawali
- Bambu Runcing Rajawali
- Bangau Putih
- Bantan
- Bantan Melaka
- Banteng Betawi
- Bengkong Putih
- Bengkong Hijau
- Berembang
- Betung Cemati Siguntang
- Buah 21
- Buah Dalam Tari
- Buah Pukulan Yunan
- Buah Pukul Mersing
- Buah Jatuh
- Buah Johor
- Bunga Negeri Kedah
- Bunga Malaysia
- Bunga Raya
- Bunga Wali
- Cekak Hanafi
- Cekak Malaysia
- Cekak Harimau
- Cekak Pendekar Ahmad
- Cekak Lincah Sutan Maakat
- Cekak dan Gayong Pahang
- Cekak, Terlak, Lintar, dan Spado
- Cekam Rimau
- Cekap
- Cemara Bugis
- Cempani Cekalong
- Cengkam Harimau Ghaib
- Cepat Tangan
- Cikalong
- Cimandi
- Cimande Pecah Tujuh
- Cimande Mega Malam
- Cimande Lincah
- Cindai Alam
- Cindai Putih
- Cindai Kuning
- Cula Sakti
- Cula Simanjakini
- Daun
- Dangwangi
- Diam
- Gabungan 5
- Gayung Tunggal
- Gabungan Panji
- Gayung Harimau Hitam
- Garis Laksamana
- Gayung Jati
- Garuda Sakti
- Gayung Siam
- Gayang Lian
- Gayung Sri Fatani
- Gayong Malaysia
- Gayung Zahir 9
- Gegaran Petani
- Gayong Ghaib Nusantara
- Gerak Insan Seni Malaysia
- Gayong 7
- Gerak Kilas
- Gayong Panglima Ahmad
- Gerak Gayong Jati
- Gayong Karomah
- Gerak Sunan
- Gayong Pancaindera 9
- Gerak Kilat
- Gayong 5
- Gerak Teras Pasak Bumi Melayu
- Gayong Sri Gemuruh
- Gerak Jati
- Gayong Gerak Serentak
- Gerak Kerohanian Gayong Dalam
- Gayong Helang Merah
- Gerak Ibu Gayong
- Gayong Seni Bunga
- Gerak Pendekar
- Gayong Garuda
- Gerak Ilham
- Gayong 3 Kalimah
- Gerak Sejati Pancar Murni
- Gayong (9) Hak Sejati Pahang
- Gerak Langkah 7
- Gayung Ghaib 9
- Gerak Persilatan Sejagat
- Gayung, Kuntau Jawa dan Tomoi
- Gerak Kuntau
- Gayung Khalifah
- Gerak Silat Tapak Suci Kelantan
- Gayung Fatani
- Gerak Panca
- Gayung Pancasila
- Gerak Panji Alam Setapak 71
- Gayung Laksamana
- Gerak Lincah
- Gayung Kedah
- Gerak Tempur
- Gayung Ghaib Ghadiwat Panca Purba Gerakan 9
- Gerak Jurus Makrifat
- Gayung Maarifat
- Gerak Ilham Kuntau Kaedah
- Gayang Lima
- Gerak Seni Silat Kuntau Melayu Kedah
- Gerak Silat Lian
- Gerakan Suci Mangkubumi
- Gerak Tangkas Suci
- Gayong Warisan Serantau
- Habib Hamid
- Halilintar Gerak Laksamana Jebat
- Hak
- Haqq Melayu
- Harimau Hitam
- Harimau Sri Rama
- Harimau Berantai
- Harimau Banten
- Harimau
- Harimau Jatian 5
- Harimau Berantai Kedah
- Harimau Sang Saka
- Helang Terbang
- Helang Putih Perkasa
- Helang Merah
- Helang Langkawi
- Helang Harimau
- Hulubalang Melaka
- Ikatan Kalam Utama
- Ikatan Laksamana
- Jabat 7
- Jalak Lenteng
- Jatuh
- Jatuh Ketereh
- Jatuh Mata
- Jawa
- Jawi
- Jawa Sunda
- Jawa Betawi
- Jemaah
- Kala Putih
- Kalimah Malaysia
- Kalimah Yahya Said
- Kalimah Serumpun Jati
- Kalimah Gempur Jagat
- Kampung Rawa
- Kenjawen
- Kerayong Sendeng
- Kera Putih
- Kegayungan Acheh Helang Putih
- Keris Lok Sembilan
- Khatam Maut
- Klimunan
- Kota Sendeng
- Kunci Melayu
- Kuningan
- Kuntau
- Kuntau Jawa
- Kuntau Tekpi
- Kuntau Melayu
- Kuntau Patani
- Kuntau Banjar
- Kuntau 7
- Kuntau Iban
- Kuntau Betawi
- Kuntau Harimau
- Kuntau Ilat
- Kenjawan
- Langkah 3
- Langkah 7
- Langkah Pusaka Purba
- Langkah Silat Sri Wali Maya
- Laksamana Kedah
- Langkah Hang Jebat
- Lela Pahlawan
- Lima Bersaudara
- Lian
- Lian Buah Pukul
- Lian Padukan
- Lincah
- Lincah Harimau
- Lincah Sutan Maakad
- Lincah Terlak
- Lintar Tanah Datar
- Lintar Minangkabau
- Lintau Tua
- Lintar Warisan
- Megat Laksamana
- Mega Chemande
- Melayu Asli Kedah
- Melayu Asli
- Melayu Jati
- Melayu Pahang
- Melayu Pahang (Tok Gajah)
- Menanti
- Merpati Putih
- Minangkabau
- Naga Buana Cekak Berapi
- Nasrul Haq
- Pagar Ruyung
- Penjurit Melayu Kepetangan
- Pahang Tua (Pencak Desa)
- Perkalongan Cimindai Putih
- Pahlawan
- Perisai Sakti
- Paksi Rimau Berantai
- Perisai Minda Sejati
- Palitau
- Pesaka Desa
- Pancaindera
- Pesaka Terlak
- Pancang 12
- Pesaka Bahaman
- Panca Delima
- Pesaka Melaka
- Panca Sila Seni Silat Gayong Pongok
- Porsigal
- Pancasila Gayong Harimau
- Pukulan Paris Dendam
- Pancaindera Seni Silat Lintau
- Pukulan Melaka
- Pandinjuan
- Pukul Pelaga
- Panglima Terbilang
- Pukulan Sendeng
- Panji Putera Ledang
- Pulut
- Pasak Bambu Runcing
- Pungguk Laut
- Panglima Hitam
- Purba
- Pedang
- Pusaka Hang Tuah
- Pelaga Pulau Pinang
- Pusaka Gayung Panglima
- Pelanduk Putih
- Perguruan Senaman Gerak Sentuhan
- Pusaka Kalimah Amin
- Pencak Riak Harimau
- Pendekar Muda
- Pendekar Warisan Mahaguru Melayu Sejati
- Pendekar Ulong
- Pendekar Bertuah
- Peninjau Sutan Maakat
- Permainan 12
- Penyatuan Gerak Seni Gayong Sentuhan Badar
- Rajawali
- Rajawali Tunggal
- Rajawali Putih
- Randai Minang
- Ranting
- Rencong Rentak Sembilan
- Riak Harimau Cengkam Maut
- Rumpun Serantau
- Sakabumi
- Seperguruan Silat Sepanji
- Sabil Seri Indera Sakti
- Serimau Putih
- Sambar Helang
- Serimau Hitam
- Sarang Dayung
- Seri Cahaya Chemande
- Sekebun
- Seri Pelandok
- Sekubi
- Setiabakti
- Selangkah Gerak
- Setia Hati
- Selendang Merah
- Sikorek Monyet
- Seligi Putra
- Siku
- Semangat Panglima Hitam
- Siku 12
- Semandai Dam-Dam
- Siamang Laut
- Sembah Pahang
- Si Pincong Minangkabau
- Sempedi
- Singa Kandangan
- Semulajadi
- Si Faqir
- Sendeng Malaysia
- Silat Kapi
- Sinar Ilham
- Sendeng Betawi
- Siswirama
- Sendeng Minangkabau
- Spelet Gayung
- Sendeng Asli
- Spelet Tomoi
- Sendeng 7
- Spelet Tapak Tiga
- Sendeng Pesaka
- Spelet Gunung Jati
- Sendeng Terlak
- Sri Gayung Panglima Ulung
- Sendeng Alif
- Sri Menanti
- Sendeng Harimau
- Sukmorogo
- Sendeng Cimande
- Sumbang
- Seni Gerak Silat Sunan
- Sunda Asli
- Seni Tempur
- Sunda Cimande
- Sendi Cemara Bugis
- Sunda Rajawali
- Seni Pati Serendeng Puntong
- Sekiambang Sakti
- Seperguruan Pencak Silat Mandung Sepanji
- Sendeng Jebak Purba
- Sadar Malaysia
- Selendang Gabungan
- Sendeng Nusantara
- Seni Pencak Silat Sangkar Rewana
- Tadah Kuntau
- Tanah Baru
- Tapak Suci Warisan Wali 9
- Tapak Suci Warisan
- Tangkas Tamin Sabil
- Tangkisan
- Tanjak Pusaka
- Tari Kelantan
- Tari Kalimah Terengganu
- Tari Laksamana
- Tarian Maut
- Tari Tumbuk
- Tari Jawi (Pulut Kelantan)
- Tembung Rimau
- Tempur Sendeng Banjar
- Telapak Natar
- Terlak, Lintau dan Kuntau Jawa
- Terlak 4
- Teralak Asli
- Terlak Nata
- Terlak Warisan Pendekar Pin
- Titi Pinang
- Tinkah Maut
- Tokku
- Tok Perpat
- Tongkat
- Tongkat Rimau
- Wali Suci
- Wali Tujuh Sejagat
- Warausah
- Warisan Gerak Ilham
- Warisan Bugis
- Warisan Silat Minangkabau Laksamana
- Warisan Perlis
- Warisan Belebat To’ Perpat
- Warisan Melayu Minangkabau
- Wira Melayu
December 11, 2008 at 1:00 pm
[...] bookmarks tagged silatBuy Horizon Cross Trainers at Argos Sports Free Delivery Silat « Daplanner’s Blog saved by 3 others laxman2414 bookmarked on 12/11/08 | [...]
January 4, 2009 at 4:39 pm
Thnx 4 all.sy anak kepada cikgu md zin guru cimandi pecah tujuh.jika ada sebarang pertanyaan hubungi sy di 0122432193
February 18, 2009 at 12:40 pm
Jika anda ingin berkongsi cerita mengenai perguruan anda, sila email saya di firdausmohamadnoor@gmail.com. Insyaallah, saya akan upload mengenai perguruan anda di sini. Saya di dalam proses untuk mengumpul mengenai latar belakang perguruan silat melayu dan ingin berkongsi dengan semua orang……
April 27, 2009 at 4:43 pm
betul adakah “Kuntau Iban” ataupun hanya sekadar nama???Kalau ada siapa dioarang punya Tuan Guru ??
jangan marah tanya saja..
November 7, 2011 at 7:34 am
Invest Malaysia…
[...]Silat « Daplanner’s Blog[...]…
December 24, 2011 at 11:32 am
Informasi Online Organisasi Wong Jawa Keluyuran di Sumatera…
[...]Silat « Daplanner’s Blog[...]…